Risiko Berhubungan Intim Saat Infeksi Jamur
Ngày đăng: 01-09-2026 |
Ngày cập nhật: 01-09-2026

Berhubungan intim saat mengalami infeksi jamur, terutama infeksi jamur pada vagina, sebaiknya ditunda hingga gejala membaik. Aktivitas seksual dapat memperburuk iritasi dan membuat proses pemulihan menjadi lebih tidak nyaman.
Apa Risiko Berhubungan Intim saat Infeksi Jamur?
1. Iritasi dan Nyeri Semakin Parah - Gesekan saat berhubungan intim bisa memperburuk rasa gatal, perih, kemerahan, atau nyeri pada area genital yang sedang mengalami peradangan.
2. Proses Penyembuhan Terganggu - Aktivitas seksual bisa menyebabkan iritasi berulang sehingga gejala infeksi jamur lebih lama mereda.
3. Pasangan Bisa Mengalami Keluhan - Infeksi jamur bukan termasuk infeksi menular seksual (IMS), tetapi jamur bisa berpindah antara pasangan dalam kondisi tertentu. Pasangan juga bisa mengalami iritasi atau infeksi, terutama jika memiliki faktor risiko tertentu.
4. Pengobatan Bisa Kurang Optimal - Beberapa obat antijamur yang digunakan pada area vagina bisa memengaruhi bahan lateks pada kondom atau diafragma. Karena itu, perhatikan petunjuk penggunaan obat selama menjalani pengobatan.
Kapan Boleh Berhubungan Intim Lagi?
Sebaiknya tunggu hingga gejala seperti gatal, rasa terbakar, kemerahan, nyeri, dan keputihan abnormal sudah membaik atau hilang. Jika keluhan tidak membaik setelah pengobatan atau sering kambuh, pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Untuk informasi lebih lanjut tentang hubungan seksual saat terkena infekis jamur, silahkan baca selengkapnya melalui link artikel berikut:
https://kliniksentosajakarta.com/bolehkah-berhubungan-intim-saat-infeksi-jamur-ini-risikonya/
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi dokter dan tim medis melalui layanan konsultasi dokter online di Klinik Apollo Jakarta. Layanan ini dapat Anda akses melalui Chat Whatsapp ke nomor berikut 0821-1099-9870 secara gratis dan tersedia selama 24 jam.
Silahkan kunjungi website kami untuk informasi lengkap mengenai berbagai penyakit kulit dan kelamin:
https://blog.klinikapollojakarta.com/
https://klinikapollo.net/
http://klinikapollojakarta.com/
