Penyebab Vagina Bau Terasi
Ngày đăng: 15-09-2026 |
Ngày cập nhật: 15-09-2026

Penyebab vagina bau terasi, bisa berkaitan dengan perubahan keseimbangan bakteri di vagina, infeksi, atau kondisi tertentu yang memengaruhi bau cairan vagina. Bau vagina yang ringan sebenarnya bisa normal, ttetapi bau yang menyengat, amis, atau menyerupai terasi perlu diperhatikan, terutama jika disertai keputihan dan rasa tidak nyaman.
1. Bacterial Vaginosis (BV)
Kondisi ini terjadi ketika keseimbangan bakteri normal di vagina berubah. Kondisi ini sering menyebabkan bau yang kuat, terutama setelah berhubungan seksual, dan bisa disertai keputihan berwarna putih keabu-abuan serta lebih encer.
2. Infeksi Menular Seksual (IMS)
Beberapa infeksi menular seksual, seperti trikomoniasis, dapat menyebabkan perubahan bau vagina. Gejalanya bisa berupa keputihan yang lebih banyak, berwarna kekuningan atau kehijauan, berbusa, gatal, dan perih saat buang air kecil.
3. Kebersihan Area Genital yang Kurang Terjaga
Keringat, sisa urine, darah menstruasi, atau cairan vagina yang menumpuk bisa membuat area genital menjadi lembap dan menimbulkan bau tidak sedap. Namun, vagina tidak perlu dibersihkan dengan sabun pewangi atau cairan pembersih khusus, karena bisa mengganggu keseimbangan alami vagina.
Untuk informasi lebih lanjut tentang penyebab vagina bau terasi, silahkan baca selengkapnya melalui link artikel berikut:
https://kliniksentosajakarta.com/vagina-bau-terasi-apa-penyebabnya-dan-apakah-normal/
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi dokter dan tim medis melalui layanan konsultasi dokter online di Klinik Apollo Jakarta. Layanan ini dapat Anda akses melalui Chat Whatsapp ke nomor berikut 0821-1099-9870 secara gratis dan tersedia selama 24 jam.
Silahkan kunjungi website kami untuk informasi lengkap mengenai berbagai penyakit kulit dan kelamin:
https://blog.klinikapollojakarta.com/
https://klinikapollo.net/
http://klinikapollojakarta.com/




